Pengembangan Clean Ammonia sebagai Sumber Energi Alternatif Rendah Karbon oleh Pupuk Kaltim
Daftar isi:
PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) terus menggencarkan upayanya untuk mematuhi prinsip-prinsip Environment, Social, and Governance (ESG) dalam setiap langkah operasionalnya. Inovasi ramah lingkungan menjadi fokus utama, dengan harapan dapat menciptakan dampak positif bagi perusahaan dan masyarakat secara simultan.
Perusahaan ini tidak hanya menekankan efisiensi energi, tetapi juga mengadopsi teknologi modern yang dapat meningkatkan kualitas produksi. Dengan melakukan optimalisasi proses produksi, Pupuk Kaltim berusaha untuk tidak hanya memenuhi kebutuhan saat ini, tetapi juga merencanakan keberlanjutan untuk masa depan.
Dalam aspek keberlanjutan, salah satu langkah penting adalah pengembangan energi bersih. Pupuk Kaltim berkomitmen untuk menjalankan inisiatif dekarbonisasi melalui penerapan clean ammonia sebagai sumber energi alternatif yang ramah lingkungan.
Inisiatif ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang, di mana perusahaan berharap dapat berkontribusi pada transisi energi nasional. Dengan langkah ini, Pupuk Kaltim juga berusaha membuka peluang baru bagi keterlibatan dalam rantai nilai global di sektor energi hijau.
Strategi Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Sosial
Pupuk Kaltim menyadari pentingnya memberikan kontribusi terhadap masyarakat di sekitarnya melalui berbagai program pemberdayaan. Di antara upaya tersebut, perusahaan berfokus pada peningkatan kapasitas petani dan nelayan, serta dukungan untuk sektor pendidikan dan kesehatan.
Setiap program yang dilaksanakan dirancang berdasarkan kebutuhan spesifik masyarakat dan bertujuan untuk menciptakan kemandirian komunitas. Ini menjadi langkah konkret Pupuk Kaltim dalam membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat sekitarnya.
Kepala Manajemen Risiko Pupuk Kaltim, Teguh Ismartono, menjelaskan bahwa penciptaan dampak jangka panjang adalah kunci untuk pertumbuhan bersama. “Kami ingin tumbuh bersama masyarakat secara berkesinambungan,” ujarnya.
Perhatian Terhadap Manajemen Risiko Berbasis ESG
Pupuk Kaltim juga menempatkan manajemen risiko berbasis ESG sebagai prioritas tinggi dalam strateginya. Mengingat tantangan yang dihadapi industri saat ini tidak hanya bermain di faktor produksi atau pasar, tetapi juga melibatkan risiko iklim dan sosial.
Untuk itu, perusahaan melakukan pembaruan kebijakan risiko yang lebih responsif terhadap dinamika. Digitalisasi sistem pemantauan risiko juga menjadi salah satu langkah yang diambil agar tiap keputusan strategis mempertimbangkan dampak jangka panjang.
Dalam menghadapi tantangan ini, literasi risiko di lingkungan internal perusahaan sangat penting untuk ditingkatkan. Dengan begitu, seluruh pihak yang terlibat dapat memahami dan mengelola risiko secara efektif.
Transparansi dan Akuntabilitas dalam Pelaporan
Transparansi menjadi landasan penting bagi kepercayaan publik terhadap Pupuk Kaltim. Dalam hal ini, perusahaan berupaya untuk terus meningkatkan kualitas penyajian data, termasuk metodologi penghitungan dan evaluasi indikator keberlanjutan.
Teguh Ismartono menekankan bahwa akuntabilitas dalam pelaporan harus konsisten. Hal ini untuk membangun kepercayaan dan menunjukkan komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan.
Keberhasilan dalam menerapkan prinsip ESG tidak hanya bermanfaat untuk perusahaan tetapi juga memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat sekitar. Dengan langkah-langkah konkret ini, Pupuk Kaltim berharap dapat menjadi contoh bagi perusahaan lain dalam industri yang sama.
Join channel telegram websitekami.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya
Join now








