Stasiun Jatake Siap Mulai Beroperasi pada Januari 2026
Daftar isi:
Stasiun Jatake yang terletak di Kabupaten Tangerang semakin mendekati tahap peresmian. Dengan dibangunnya stasiun ini, PT Kereta Api Indonesia (Persero) berharap dapat meningkatkan kualitas layanan transportasi bagi masyarakat sekitar.
Keberadaan Stasiun Jatake diharapkan membawa perubahan signifikan dalam mobilitas penduduk di kawasan tersebut. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk memperkuat jaringan transportasi publik yang lebih terintegrasi.
Pembangunan stasiun ini juga mencerminkan respons terhadap kebutuhan masyarakat yang terus meningkat. Dengan melihat pertumbuhan jumlah pengguna kereta, proyek ini dirancang untuk memastikan aksesibilitas yang lebih baik bagi para penumpang.
Stasiun Jatake dan Strategi Penguatan Transportasi Publik
PT Kereta Api Indonesia mengambil langkah strategis dengan pembangunan Stasiun Jatake. Stasiun ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat pemberhentian kereta, tetapi juga sebagai pusat aktivitas masyarakat.
Direncanakan diresmikan pada Januari 2026, stasiun ini merupakan bagian dari proyek besar yang melibatkan Direktorat Jenderal Perkeretaapian. Pembukaan Stasiun Jatake bertujuan untuk meningkatkan konektivitas antara Jakarta dan kawasan sekitarnya.
Dengan adanya stasiun ini, diharapkan mobilitas harian masyarakat bisa lebih terencana. Hal ini akan sangat membantu masyarakat yang sehari-hari mengandalkan kereta sebagai moda transportasi utama.
Proyeksi Pertumbuhan Pengguna Kereta dalam Beberapa Tahun ke Depan
Stasiun Jatake hadir di tengah lonjakan jumlah pengguna kereta api di lintas Rangkasbitung. Pada tahun 2022, jumlah pengguna tercatat mencapai lebih dari 43 juta, yang meningkat pesat pada tahun-tahun berikutnya.
Dari tren ini, bisa diprediksi bahwa angka pengguna akan terus bertambah seiring dengan peningkatan layanan yang dihadirkan. Proyeksi untuk tahun 2024 menunjukkan penambahan signifikan, yakni mendekati 70 juta pengguna.
Jumlah ini mencerminkan antusiasme masyarakat terhadap layanan kereta api sebagai pilihan transportasi yang efisien dan nyaman. Hal ini harus diimbangi dengan peningkatan infrastruktur pendukung yang memadai.
Desain dan Fasilitas Stasiun Jatake untuk Pengguna
Pembangunan Stasiun Jatake menerapkan konsep Transit Oriented Development (TOD). Konsep ini tidak hanya mengutamakan fungsi transportasi, tetapi juga integrasi dengan aktivitas kehidupan sehari-hari di sekitarnya.
Stasiun ini dibangun di atas lahan seluas 2.435 meter persegi dengan fasilitas yang memadai. Dengan total luas bangunan sekitar 3.000 meter persegi, stasiun memiliki peron yang dirancang untuk kenyamanan pengunjung.
Fasilitas yang tersedia mencakup area aktivitas penumpang, zona komersial, dan ruang perkantoran. Ini menunjukkan upaya untuk memberikan layanan yang lebih komprehensif bagi pengguna transportasi publik.
Join channel telegram websitekami.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya
Join now








