Ingin Stabilkan Ekonomi, Purbaya Fokus pada Pertumbuhan untuk Mengurangi Defisit
Daftar isi:
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa percepatan pertumbuhan ekonomi saat ini menjadi prioritas utama pemerintah dalam menjaga stabilitas fiskal. Ia menekankan, memperkuat ekspansi ekonomi merupakan langkah paling efektif untuk menurunkan defisit anggaran secara alami. Dalam situasi di mana ekonomi melambat, penerimaan pajak juga mengalami penurunan, karena laba perusahaan menurun. Oleh sebab itu, penerapan kebijakan fiskal yang terlalu ketat berisiko memperdalam perlambatan pertumbuhan ekonomi.
Purbaya mengungkapkan bahwa strategi sebelumnya membawa hasil yang tidak memuaskan, sehingga perlu dilakukan perubahan. Ia berharap melalui perubahan strategi ini, pertumbuhan ekonomi dapat meningkat lebih cepat. Pada acara Bloomberg Technoz Economic Outlook 2026, Purbaya menyatakan, penyesuaian arah kebijakan sangat penting dilakukan, terutama antara pertengahan hingga akhir 2024, agar aktivitas usaha dapat kembali menggeliat.
Beberapa tanda perbaikan mulai terlihat, terutama pada penerimaan negara. Purbaya optimistis jika tren ini dapat dipertahankan, kondisi fiskal akan membaik tanpa memerlukan langkah-langkah ekstrem. “Indikasi awalnya terlihat pada pertumbuhan pajak yang meningkat hingga 30% dibanding bulan yang sama tahun lalu,” ungkapnya. Dengan menjaga tren positif ini, target dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dapat tercapai, dan defisit anggaran diperkirakan akan menurun.
Pentingnya Kebijakan Fleksibel dalam Pertumbuhan Ekonomi
Purbaya menekankan bahwa pendekatan fleksibel dalam kebijakan fiskal sangat diperlukan untuk menciptakan stabilitas ekonomi. Stabilitas fiskal tidak hanya bergantung pada pengetatan anggaran, tetapi juga pada kemampuan menjaga mesin ekonomi tetap produktif. Dengan basis penerimaan yang lebih besar, ruang fiskal dapat pulih secara otomatis tanpa perlu langkah-langkah drastis.
Ia juga menambahkan bahwa menjaga pertumbuhan sektor-sektor utama sangat krusial dalam menciptakan lapangan kerja dan stabilitas sosial ekonomi. Pemerintah berharap dapat menciptakan lingkungan investasi yang nyaman agar para pelaku usaha aktif kembali. Langkah ini tidak hanya akan meningkatkan penerimaan pajak, tetapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan.
Dalam analisisnya, Purbaya menggarisbawahi perlunya sinergi antara kebijakan moneter dan fiskal untuk mencapai tujuan pertumbuhan yang optimal. Kerjasama antara berbagai sektor pemerintah dan lembaga terkait juga dianggap sangat penting untuk menciptakan strategi yang efektif. “Jika semua bersinergi, kami yakin pertumbuhan ekonomi dapat kembali mencapai target yang diinginkan,” tegasnya.
Tanda-tanda Perbaikan dalam Penerimaan Negara
Dalam evaluasinya, Purbaya menunjukkan bahwa penerimaan negara mulai meningkat secara signifikan. Pada bulan Januari, pertumbuhan penerimaan pajak mencatatkan angka yang impresif, meningkat 30% dibandingkan tahun sebelumnya. Ini merupakan sinyal positif bagi perekonomian yang sebelumnya stagnan.
Ia juga menekankan pentingnya memanfaatkan momentum ini untuk menjaga pertumbuhan yang berkelanjutan di seluruh sektor. “Kita perlu berbagi informasi dan strategi di antara semua unit untuk memastikan bahwa pertumbuhan ini dapat dipertahankan,” lanjut Purbaya. Hal ini menjadi tantangan yang harus dikelola dengan bijaksana agar pertumbuhan ekonomi dapat menciptakan dampak yang luas dan merata.
Purbaya optimis bahwa jika pertumbuhan penerimaan pajak dapat dijaga pada level tersebut, target-target yang ditetapkan dalam APBN akan tercapai. Menurutnya, strategi pengelolaan yang baik akan menghasilkan efek positif bagi defisit anggaran. Dengan demikian, semua pihak diharapkan agar tetap berkomitmen untuk menjaga momentum ini.
Peran Pemerintah dalam Menghadapi Ketidakpastian Global
Di tengah ketidakpastian global yang terus menghantui, pemerintah berkomitmen untuk menjaga agar risiko tekanan fiskal tetap terkendali. Purbaya mengingatkan bahwa dalam situasi yang tidak pasti, adaptasi strategi fiskal menjadi lebih penting dari sebelumnya. Langkah-langkah proaktif akan membantu mencegah dampak negatif terhadap ekonomi domestik.
Hasil survei terbaru menunjukkan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap ekonomi mulai pulih. Dengan demikian, langkah-langkah yang diambil pemerintah harus mampu menciptakan kepercayaan yang lebih besar di kalangan investor dan pelaku usaha. “Jika kita dapat mempertahankan kepercayaan ini, pertumbuhan ekonomi akan berjalan lebih lancar,” jelasnya.
Pemerintah juga berencana untuk terus memantau perkembangan kondisi global dan melakukan penyesuaian yang diperlukan. Purbaya mencatat bahwa tantangan yang ada harus dipandang sebagai peluang untuk berinovasi. “Setiap tantangan pasti membawa kesempatan untuk menjadi lebih baik,” tutupnya.
Join channel telegram websitekami.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya
Join now








