Libur Nataru, Bandara Operasi 24 Jam Mulai 14 Desember 2025
Daftar isi:
Peningkatan kunjungan wisatawan di sektor aviasi dan pariwisata merupakan hal yang tidak terhindarkan saat memasuki akhir tahun. Sejumlah langkah strategis perlu diambil untuk memaksimalkan pengalaman para wisatawan yang datang dalam jumlah besar.
Dalam rangka menyikapi hal ini, berbagai unit usaha di bidang transportasi, destinasi wisata, dan akomodasi telah dilakukan koordinasi secara menyeluruh. Tujuannya adalah untuk menjaga standar pelayanan dan memastikan kenyamanan bagi setiap pengunjung yang datang pada saat puncak liburan.
Menyikapi potensi lonjakan pergerakan, pihak pengelola menyediakan berbagai inovasi dalam layanan. Pengoperasian bandara selama 24 jam dari pertengahan bulan Desember hingga awal Januari adalah salah satu langkah signifikan yang diambil untuk mendukung fluiditas arus lalu lintas yang padat.
Strategi Optimal dalam Menghadapi Lonjakan Wisatawan Akhir Tahun
Untuk menyambut berbagai kebutuhan wisatawan, serangkaian strategi telah disusun secara matang. Dari sektor bandara, penambahan jumlah petugas serta pembentukan posko operasional di berbagai titik strategis menjadi fokus utama.
Selain itu, peningkatan alur pelayanan juga turut diprioritaskan agar wisatawan dapat melakukan check-in, boarding, dan proses lainnya dengan lebih efisien. Nuansa dekorasi tematik di ruang publik diharapkan dapat memberikan suasana yang meriah selama periode tersebut.
Pihak pengelola juga berusaha meningkatkan pengalaman wisatawan dengan menghadirkan berbagai kegiatan menarik. Salah satu acara unggulan adalah Seaside Festive Symphony, yang dijadwalkan akan berlangsung di Bali pada malam pergantian tahun.
Acara Khusus dan Aktivasi Budaya yang Menarik Perhatian
Kegiatan ini tidak hanya menawarkan pertunjukan musik tetapi juga diharapkan dapat menarik jumlah hunian hotel yang lebih tinggi. Konser dengan deretan musisi ternama dari Erwin Gutawa hingga Indra Lesmana adalah magnet bagi wisatawan lokal dan luar negeri.
Acara seperti Malam Muda-Mudi yang berkolaborasi dengan Sarinah akan menambah daya tarik untuk memeriahkan malam tahun baru. Diharapkan, pesta ini akan menarik ribuan pengunjung, memberikan pengalaman berbeda dalam menyambut tahun baru.
Selain acara besar, pengelola juga meningkatkan aktivasi budaya di destinasi heritage. Lokasi seperti Borobudur dan Prambanan akan menjadi sorotan dengan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat dan pengunjung.
Proyeksi Okupansi Hotel yang Meningkat Pesat
Dari sisi penginapan, diperkirakan sepanjang puncak liburan, okupansi hotel akan mengalami peningkatan signifikan. Sumber memperkirakan tingkat hunian hotel bisa mencapai 72 hingga 78 persen, dengan Bali sebagai destinasi utama pilihan wisatawan.
Lombok juga menunjukkan tren positif dalam peningkatan kunjungan, terutama setelah kehadiran event internasional di Mandalika. Hal ini menunjukkan bahwa daerah-daerah tersebut semakin dikenal sebagai tujuan wisata unggulan.
Dengan adanya kombinasi acara hiburan, festival, dan peningkatan layanan, diharapkan sektor pariwisata akan mengalami dampak positif. Upaya-upaya ini bertujuan untuk tidak hanya menarik wisatawan, tetapi juga meningkatkan kepuasan mereka selama berlibur.
Join channel telegram websitekami.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya
Join now








