Warga AS Hanya Habiskan Uang Segini untuk Pasangan di Hari Valentine
Daftar isi:
Warga Amerika Serikat (AS) kini lebih berhati-hati dalam mengeluarkan uang saat merayakan Hari Valentine. Rata-rata, mereka merencanakan pengeluaran sebesar USD 87 atau sekitar Rp 1,46 juta untuk pasangan mereka, menunjukkan adanya perubahan signifikan dalam pendekatan perayaan hari kasih sayang ini.
Survei terbaru menunjukkan bahwa 61% responden memilih makan malam romantis sebagai hadiah ideal. Sementara itu, sejumlah orang menyatakan bahwa pengalaman baru seperti traveling dan konser juga menjadi pilihan yang diinginkan.
Sebuah survei yang dilakukan terhadap lebih dari seribu responden yang sedang berpacaran membuktikan hal ini. Hasilnya menunjukkan bahwa 57% peserta ingin merayakannya melalui pengalaman, sementara 46% lainnya lebih memilih kartu dan surat tulisan tangan.
Dengan rata-rata pengeluaran seperti ini, banyak pasangan telah menetapkan anggaran spesifik untuk merayakan cinta mereka. Meskipun pengeluaran dapat bervariasi, banyak orang merasa aman untuk merencanakan hari istimewa ini dengan bijaksana.
Menurut Douglas Boneparth, seorang presiden di perusahaan manajemen kekayaan, angka tersebut bisa dianggap banyak atau sedikit tergantung pada perspektif individu. Pengeluaran harus dilihat dalam konteks pendapatan rumah tangga dan kemampuan masing-masing untuk menabung.
Pola Baru dalam Perayaan Hari Valentine
Data terbaru menunjukkan penurunan signifikan dalam rencana pengeluaran dibandingkan tahun lalu. Pada 2025, rata-rata anggaran untuk merayakan Hari Valentine mencapai USD 155, sementara tahun ini turun drastis.
Ini menunjukkan bahwa masyarakat AS tidak sepenuhnya mengabaikan perayaan ini. Sebaliknya, mereka lebih memilih untuk lebih selektif dalam pengeluaran mereka.
Analis dari lembaga yang melakukan survei, Clay Cary, mengungkapkan bahwa terjadi pergeseran dalam cara orang merayakan hari libur ini. Masyarakat sekarang tidak hanya mempertimbangkan hadiah material, tetapi juga pengalaman yang memberi kenangan mendalam.
Di tengah inflasi dan ketidakpastian ekonomi, banyak orang memilih untuk mengalokasikan anggaran mereka dengan hati-hati. Hal ini mencerminkan semakin tingginya kesadaran akan pengelolaan keuangan dalam menjalin hubungan.
Dengan pilihan yang lebih beragam, perayaan Hari Valentine tidak hanya terbatas pada barang-barang fisik. Warga Amerika menginginkan momen yang lebih berarti dan berkesan.
Beragam Pilihan Hadiah untuk Pasangan
Bagi banyak orang, hadiah akhir tahun ini lebih berfokus pada pengalaman ketimbang materi. Memilih untuk menghabiskan waktu berkualitas bersama pasangan menjadi pilihan yang lebih tepat di era ini.
Pengalaman seperti traveling ke destinasi baru atau menghadiri konser favorit menjadi hal yang paling diidamkan. Pengeluaran untuk pengalaman jauh lebih dalam diingat ketimbang barang yang mungkin hanya bertahan sementara.
Kartu dan surat tulisan tangan juga masih menjadi pilihan yang populer di antara pasangan. Hal ini menunjukkan bahwa sentuhan personal tetap memiliki tempat tersendiri di hati banyak orang.
Selain itu, perhatian terhadap detail dalam menyusun hadiah juga menjadi salah satu pertimbangan penting. Menunjukkan bahwa seseorang memikirkan pasangan mereka dapat memperkuat ikatan emosional di antara keduanya.
Oleh karena itu, penting bagi setiap individu untuk merencanakan hadiah dengan cermat agar dapat menciptakan momen tak terlupakan. Momen ini bukan hanya sekedar perayaan, tetapi juga kesempatan untuk memperkuat cinta.
Faktor Ekonomi yang Mempengaruhi Perayaan Hari Kasih Sayang
Salah satu faktor utama yang mempengaruhi pengeluaran saat Hari Valentine adalah kondisi ekonomi. Inflasi dan ketidakpastian finansial telah memicu masyarakat untuk lebih bijaksana dalam menyusun anggaran.
Seiring dengan meningkatnya biaya hidup, banyak orang memilih untuk beradaptasi dengan situasi keuangan mereka. Bagi sebagian orang, mengeluarkan lebih sedikit untuk hadiah tidak berarti mengorbankan makna dari perayaan tersebut.
Menariknya, meski terjadi penurunan dalam angka pengeluaran, kesadaran tentang pentingnya memberi perhatian pada pasangan tetap tinggi. Masyarakat tetap mencari cara untuk merayakan cinta tanpa beban finansial yang berat.
Momen spesial ini tetap dirayakan dengan antusias lebih banyak orang. Rasa cinta dan kepedulian bisa diwujudkan dalam bentuk cara lain yang tidak selalu membutuhkan pengeluaran besar.
Dengan pendekatan yang lebih cerdas dan efisien, masyarakat dapat merayakan Hari Valentine dengan cara yang berarti tanpa tekanan finansial yang berlebihan.
Join channel telegram websitekami.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya
Join now











