Kebun Binatang Surabaya Masih Buka Setelah Digeledah Kejati Jatim
Daftar isi:
Manajemen Perusahaan Daerah Taman Satwa Kebun Binatang Surabaya (PD TSKBS) menegaskan bahwa operasional kebun binatang tetap berjalan normal setelah penggeledahan oleh pihak Kejaksaan Tinggi Jawa Timur. Meskipun ada proses hukum yang sedang berlangsung, mereka memastikan bahwa layanan kepada pengunjung dan aktivitas pegawai tidak terganggu.
Kepala Seksi Hubungan Masyarakat PD TSKBS, Lintang Ratri, mengungkapkan bahwa aktivitas kebun binatang tetap berjalan seperti biasa. Hal ini menunjukkan komitmen manajemen untuk menjaga layanan kepada masyarakat meskipun situasi internal mungkin rumit.
Penggeledahan oleh tim penyidik terkait dengan dugaan pengelolaan keuangan di PD TSKBS. Beberapa ruangan di kantor sempat disegel, dan perangkat elektronik, termasuk ponsel dan laptop, diamankan sebagai barang bukti.
Operasional Kebun Binatang Pasca Penggeledahan Tim Penyidik
Dalam situasi ini, manajemen PD TSKBS belum memberikan rincian terkait potensi dampak administratif dari penggeledahan tersebut. Lintang menyebut bahwa mereka masih menunggu konfirmasi resmi dari Kejaksaan Tinggi untuk informasi lebih lanjut mengenai evaluasi situasi ini.
Sebelumnya, penggeledahan berlangsung cukup lama, dari pagi hingga malam hari. Tim penyidik memeriksa beberapa bagian penting, termasuk unit bagian keuangan, dalam upaya mengumpulkan barang bukti yang relevan.
Kepala Seksi Penyidikan Kejati Jatim, John Franky Yanafia Ariandi, mengonfirmasi bahwa penggeledahan ini merupakan bagian dari penyidikan dugaan tindak pidana korupsi di PD TSKBS. Mereka berusaha menemukan dan mengamankan bukti yang dapat berdampak pada kasus ini.
Pernyataan Wali Kota Terkait Masalah Keuangan di Kebun Binatang
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, memberikan dukungan terhadap tindakan Kejati dalam melakukan penggeledahan tersebut. Ia menjelaskan bahwa masalah pengelolaan keuangan di KBS telah ada sejak lama, dan sudah tercium ketidakberesan sejak tahun 2013.
Eri mengaku merasa ada kejanggalan dalam pengelolaan keuangan KBS kepada publik pada tahun 2022. Ia akhirnya memutuskan untuk melakukan audit independen untuk memastikan akuntabilitas manajemen kebun binatang.
Wali Kota menekankan pentingnya melibatkan tim independen dalam proses audit agar tidak terpengaruh oleh pihak-pihak yang mungkin memiliki agenda tersembunyi. Hal ini menunjukkan keseriusan Eri dalam menangani masalah keuangan yang telah berjalan terlalu lama.
Ada Apa di Balik Pengelolaan Keuangan PD TSKBS?
Beberapa warga dan pengunjung kebun binatang mulai mempertanyakan transparansi pengelolaan keuangan yang ada. Mereka menginginkan kejelasan terkait alokasi anggaran dan pendapatan yang diperoleh dari tiket masuk serta sponsor.
Dari tahun ke tahun, banyak yang berharap bahwa kebun binatang dapat dikelola dengan lebih baik agar dapat memenuhi standar pelayanan serta kesejahteraan hewan. Situasi ini semakin menyulut harapan masyarakat terhadap transparansi dan akuntabilitas PD TSKBS.
Dengan adanya penggeledahan ini, masyarakat berharap agar pihak berwenang dapat segera memberikan penjelasan yang jelas dan akurat mengenai keadaan kebun binatang, sehingga tidak menimbulkan spekulasi yang berkepanjangan.
Join channel telegram websitekami.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya
Join now








