Inter Milan Melaju ke Semifinal Coppa Italia Usai Kalahkan Torino di Depan Presiden FIFA
Daftar isi:
Inter Milan berhasil melaju ke semifinal Coppa Italia 2025-2026 setelah mengalahkan Torino dengan skor 2-1. Pertandingan yang berlangsung pada Kamis dini hari WIB ini menunjukkan kekuatan tim Nerazzurri di hadapan Presiden FIFA, Gianni Infantino, yang hadir secara langsung.
Hasil ini menambah panjang catatan positif Inter yang terus mendominasi kompetisi Italia. Dalam laga ini, stadion yang biasa mereka gunakan, Giuseppe Meazza, tidak tersedia untuk pertandingan, sehingga dialihkan ke U-Power Stadium di AC Monza.
Stadion yang berkapasitas 17 ribu penonton tersebut menjadi saksi atmosfer yang berbeda, khususnya dengan kehadiran Gianni Infantino. Kehadirannya membawa sorotan lebih besar pada laga ini, terlebih saat ia hadir di Italia untuk serangkaian acara Olimpiade Musim Dingin.
Perpindahan lokasi pertandungan menjadi sorotan penting
Pindahnya lokasi pertandingan mungkin memberikan pengaruh tersendiri bagi kedua tim. U-Power Stadium, meskipun bukan rumah bagi Inter, tetap menyuguhkan dukungan penuh dari para penggemar yang hadir.
Keberadaan para penggemar pun membuat tim tamu merasa tertekan, sehingga menambah intensitas permainan. Keberhasilan Inter dalam mengendalikan laga menjadi bukti ketangguhan tim ini meski bermain di tempat yang tidak biasa.
Inter memulai laga dengan permainan yang cukup hati-hati. Meskipun hanya satu dari sepuluh gol terakhir tercipta sebelum menit ke-30, mereka tetap fokus untuk mencari peluang di babak pertama.
Kedatangan pemain muda menjadi kunci kemenangan Inter
Pemain muda, Issiaka Kamate, tampil sebagai starter pada usia yang masih muda, yakni 21 tahun. Kontribusinya begitu signifikan ketika ia memberikan umpan silang akurat yang diterima dengan baik oleh Ange-Yoan Bonny.
Bonny berhasil mencetak gol yang menjadi pembuka bagi Inter pada menit ke-35, yang sekaligus menjadi gol ketujuhnya di musim ini. Dengan produktivitas ini, ia membuktikan bahwa pemain muda di Inter mampu bersinar di pentas besar.
Setelah gol pertama, Inter semakin percaya diri. Di babak kedua, Andy Diouf berhasil menggandakan keunggulan, menambah tekanan bagi Torino yang berjuang untuk mengejar ketertinggalan.
Reaksi Torino dan pelatihnya setelah hasil akhir
Meski kalah, pelatih Torino memberikan pujian kepada timnya yang sudah berjuang keras. Dia menghargai usaha yang dilakukan para pemain dalam menandingi tim kuat seperti Inter Milan.
Kesalahan-kesalahan kecil dalam laga ini menjadi bahan evaluasi bagi Torino dalam menghadapi pertandingan berikutnya. Mereka menyadari bahwa meningkatkan ketajaman di depan gawang adalah kunci untuk mendapatkan hasil lebih baik.
Kontribusi pemain senior di Torino juga patut diperhatikan. Mereka diharapkan bisa membantu pengembangan pemain muda dan meningkatkan pengalaman di ajang bergengsi ini.
Join channel telegram websitekami.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya
Join now








