Rekonstruksi Pembunuhan TNI di Gowa Ricuh, Ibu Prada Haerul Beraksi Marah
Daftar isi:
Kasus pembunuhan anggota TNI AD, Prada Haerul Muhammad Nail, yang terjadi di Batalion Arhanud 4/AAY di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, menjadi sorotan publik. Peristiwa ini terjadi pada Selasa, 18 November 2025, dan menimbulkan kericuhan ketika dilakukan rekonstruksi oleh pihak yang berwajib.
Masyarakat dan keluarga korban menantikan keadilan, sementara media fokus pada detail-detail mencolok yang mengitari insiden tragis ini. Dalam rekonstruksi tersebut, ibu korban mengalami emosi yang luar biasa saat melihat adegan yang diperagakan oleh tersangka.
Dalam suasana yang tegang, kericuhan mulai pecah. Ibu Prada Haerul, Darmawati, terlihat sangat emosional dan berusaha menghentikan mobil tahanan yang membawa tiga tersangka, mengekspresikan rasa sakit hati dan ketidaksukaan terhadap proses yang dianggap tidak adil.
Ketegangan semakin meningkat ketika Prada AG, Prada WE, dan Prada FL, sebagai tersangka utama, diminta untuk memperagakan adegan penganiayaan di barak mereka. Tidak hanya keluarga, tapi juga masyarakat umum memperhatikan dengan cermat tindakan yang dilakukan dalam rekonstruksi tersebut.
Insiden Tragis yang Mengguncang Keluarga dan Masyarakat
Rekonstruksi yang dilakukan oleh Polisi Militer Kodam XIV Hasanuddin dihadiri oleh banyak saksi, termasuk anggota keluarga. Dalam suasana hening dan penuh harapan, ibu korban masih menyimpan rasa penasaran tetapi juga kemarahan ketika adegan-adegan tersebut berlangsung.
Proses rekonstruksi ini dimaksudkan untuk membuka fakta baru dari sisi hukum dan kriminal. Namun, bagi Darmawati, tetap ada sesuatu yang kurang dalam tindakan yang ditunjukkan oleh para tersangka selama demonstrasi itu.
Selama acara berlangsung, Darmawati, dengan penuh emosi, mengungkapkan ketidakpuasannya. Ia menilai ada banyak kejanggalan dalam proses rekonstruksi, dan merasa penting untuk mempertanyakan ketidakadilan tersebut dalam konteks keadilan sosial.
Peristiwa ini menarik perhatian banyak pihak, termasuk organisasi HAM yang mulai mendalami kasus ini. Ada harapan masyarakat bahwa keadilan bagi Prada Haerul akan terwujud meskipun jalan menuju ke sana penuh dengan rintangan.
Proses Hukum yang Belum Berjalan Mulus
Setelah adegan penganiayaan diperagakan, ketiga tersangka dibawa kembali ke Kantor Denpom Makassar untuk melanjutkan proses hukum. Namun, penanganan kasus ini mendapat sorotan tajam dari berbagai elemen masyarakat yang mencari transparansi dan kejelasan.
Masyarakat beranggapan bahwa koordinasi antara institusi militer dan kepolisian perlu diperbaiki agar proses hukum bisa berjalan lebih efektif. Penanganan yang lamban ini membuat banyak orang curiga akan kemungkinan adanya pressure dari pihak-pihak tertentu yang ingin menyelesaikan masalah ini dengan cepat tanpa keadilan yang sebenarnya.
Sebagian besar warga mengharapkan proses hukum yang menjamin hak-hak korban dan keluarganya. Mereka beranggapan, setiap detail perkara harus dibuka agar publik bisa memahami betapa pentingnya aspek hukum dalam kasus seperti ini.
Dengan melihat dinamika yang ada, muncul pertanyaan di benak publik: Apakah hukum bisa ditegakkan tanpa adanya transparansi? Ataukah penyelesaian akan terus berlangsung dengan banyak ketidakpuasan dari pihak-pihak yang terkena dampak?
Reaksi Masyarakat Terkait Kasus Ini
Reaksi masyarakat terlihat beragam, ada yang mendukung penuh pengusutan kasus oleh pihak berwenang, sementara yang lain menunjukkan skeptisisme. Mereka menunggu dengan cermat bagaimana pihak berwenang menangani kasus yang melibatkan institusi militer ini, mengingat sensitivitas dan dampak yang bisa memengaruhi kepercayaan publik.
Keluarga korban berharap agar pihak berwenang tidak menjadikan kasus ini sebagai kasus biasa, tetapi sebagai momentum untuk memperbaiki kualitas penegakan hukum di Indonesia. Sejumlah forum diskusi serta demonstrasi pun mulai muncul sebagai bentuk aspirasi publik untuk mendorong keadilan.
Tak hanya itu, kehadiran aktivis hak asasi manusia di lokasi dan jejaring sosial semakin meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kasus ini. Masyarakat merasa terdorong untuk terlibat aktif dan berkontribusi dalam mendorong keadilan bagi Prada Haerul.
Kesadaran ini juga mengingatkan kita semua akan pentingnya partisipasi aktif dalam isu-isu hukum dan sosial. Bukan hanya mencari keadilan untuk individu, tetapi juga untuk menciptakan sistem yang lebih baik bagi semua orang.
Join channel telegram websitekami.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya
Join now









