Sindikat Penipuan Cinta Internasional Ditangkap di Sleman, 6 Orang Terlibat
Daftar isi:
Pihak kepolisian di Yogyakarta baru-baru ini berhasil mengungkap sindikat penipuan berkedok cinta yang beroperasi secara internasional. Penangkapan dilakukan setelah adanya laporan yang mengindikasikan praktik penipuan ini berlangsung di sebuah perusahaan di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Kepala Polresta Yogyakarta Kombes Eva Guna Pandia menyatakan bahwa penggerebekan dilakukan di kantor PT Altair Trans Service pada tanggal 5 Januari 2026. Operasi ini berangkat dari penyelidikan yang cukup lama terhadap dugaan tindak pidana love scamming.
Proses investigasi menunjukkan bahwa sindikat ini menggunakan aplikasi kencan daring untuk menarik perhatian korban. Mereka memanfaatkan platform yang mirip dengan aplikasi populer dari China, WOW, untuk menarik korban agar terlibat dalam skema penipuan ini.
Penyelidikan Mendalam Terhadap Praktik Penipuan Internasional
Polisi melakukan penyelidikan mendalam sebelum akhirnya menggrebek lokasi yang dicurigai. Praktik ini jauh lebih kompleks daripada sekadar penipuan sederhana, dengan melibatkan banyak individu yang memiliki peran berbeda dalam operasional sindikat.
Saat ini, enam orang telah ditetapkan sebagai tersangka, dengan identitas yang bervariasi dari CEO hingga karyawan administrasi. Setiap orang dalam sindikat ini memiliki peran strategis dalam menjalankan skema penipuan ini, mulai dari manajemen hingga eksekusi langsung terhadap korban.
Dalam kasus ini, perusahaan yang terlibat tampaknya bergerak dalam penyediaan sumber daya manusia untuk klien dari luar negeri. Praktik ini membuka peluang bagi individu-individu yang tidak bertanggung jawab untuk mengeksploitasi orang lain demi keuntungan pribadi.
Strategi Penipuan yang Digunakan dalam Love Scamming
Teknik yang digunakan oleh sindikat ini cukup canggih. Mereka tidak hanya sekadar menciptakan profil palsu, tetapi juga menyusun narasi yang menarik untuk meyakinkan korban agar terlibat lebih dalam.
Para karyawan digunakan sebagai admin percakapan yang berpura-pura menjadi perempuan dari negara-negara target, seperti Amerika Serikat dan Inggris. Hal ini dilakukan untuk menyelaraskan harapan dan keinginan korban dengan apa yang mereka tawarkan.
Taktik ini membuktikan betapa sistematis dan terkoordinasinya sindikat ini, di mana mereka juga meminta korban untuk mengirim koin atau melakukan top-up untuk mendapatkan “hadiah” dalam aplikasi tersebut. Korban secara bertahap akan terpikat dan merasa terhubung emosional dengan sosok yang mereka kenal di aplikasi.
Pengaruh Love Scamming Terhadap Korban dan Masyarakat
Efek dari penipuan ini tidak hanya berdampak pada individu, tetapi juga menimbulkan kepanikan dalam masyarakat luas. Banyak korban terjebak dalam skema ini hingga mengalami kerugian finansial yang signifikan.
Di lingkup yang lebih luas, praktik ini dapat merusak citra Indonesia di mata internasional. Masyarakat dan pihak berwenang harus bekerja sama untuk menangkal penyebaran informasi yang tidak benar dan mencegah praktik-praktik penipuan yang merugikan banyak orang.
Kepolisian tidak hanya berfokus pada penindakan perseorangan, tetapi juga berupaya untuk menyelidiki jaringan yang lebih besar. Ini mencakup ke bidang internasional, mengingat penipuan ini melibatkan pelaku dari berbagai negara.
Join channel telegram websitekami.com agar tidak ketinggalan berita loker terbaru lainnya
Join now








